Ketergantungan pada satu jalur internet (ISP) berisiko membuat seluruh operasional kantor terhenti ketika terjadi gangguan pada jalur tersebut. Untuk mengurangi risiko ini, banyak kantor menerapkan dua ISP dengan skema failover, sehingga koneksi internet dapat otomatis berpindah ke ISP cadangan ketika ISP utama bermasalah.
Artikel ini membahas konsep dasar failover 2 ISP pada Mikrotik serta langkah-langkah umum yang biasanya dilakukan dalam konfigurasinya.
Konsep Dasar Failover 2 ISP
Pada dasarnya, failover bekerja dengan cara memantau status koneksi ISP utama secara berkala. Ketika ISP utama terdeteksi terputus, sistem akan otomatis mengalihkan rute trafik ke ISP cadangan, dan mengembalikannya ke ISP utama begitu koneksi kembali normal.
Komponen yang Umum Digunakan
Langkah Umum Konfigurasi
- Konfigurasi dua koneksi ISP pada masing-masing interface WAN yang tersedia.
- Buat dua default route dengan distance berbeda — ISP utama dengan distance lebih kecil, ISP cadangan dengan distance lebih besar.
- Aktifkan check-gateway pada masing-masing rute untuk memantau ketersediaan gateway secara berkala.
- Konfigurasi Netwatch untuk memantau status ISP utama dan menjalankan skrip perpindahan rute bila diperlukan.
- Uji coba dengan memutus salah satu koneksi ISP secara sengaja untuk memastikan failover berjalan sesuai harapan.
Failover vs Load Balancing
Failover berbeda dengan load balancing. Pada skema failover, hanya satu ISP yang aktif digunakan pada satu waktu, sedangkan ISP lainnya berperan sebagai cadangan. Sementara pada load balancing, kedua ISP digunakan secara bersamaan untuk membagi beban trafik. Kedua pendekatan ini dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan kantor.
Kesimpulan
Failover 2 ISP pada Mikrotik membantu menjaga konektivitas internet kantor tetap berjalan ketika salah satu jalur ISP mengalami gangguan, dengan memanfaatkan kombinasi fitur seperti Netwatch, routing mark, dan check-gateway.
Karena konfigurasi ini cukup berpengaruh terhadap kelangsungan operasional kantor, pengujian menyeluruh dan dokumentasi konfigurasi yang jelas menjadi hal yang penting untuk dilakukan.
Butuh Bantuan Setup Failover 2 ISP di Kantor?
NComputindo membantu konfigurasi failover maupun load balancing Mikrotik agar internet kantor Anda tetap stabil dan minim gangguan.
Konsultasi via WhatsAppFAQ Failover 2 ISP Mikrotik
Failover 2 ISP adalah konfigurasi jaringan yang memungkinkan koneksi internet otomatis berpindah ke ISP cadangan ketika ISP utama mengalami gangguan.
Beberapa fitur yang umum digunakan antara lain Netwatch untuk memantau status koneksi, serta routing mark dan check-gateway untuk mengatur perpindahan rute.
Pada failover, hanya satu ISP yang aktif digunakan dan ISP lain berperan sebagai cadangan. Pada load balancing, kedua ISP digunakan bersamaan untuk membagi beban trafik.
Failover membantu meminimalkan downtime dengan mengalihkan trafik ke ISP cadangan, namun tetap ada jeda singkat saat proses perpindahan berlangsung, tergantung konfigurasi dan kondisi jaringan.